Senin, 01 Oktober 2007

my favorite song mix revealed... 完美的演出!

Faye Wong - Eyes On Me 完美的演出!
Final Fantasy VIII theme song


atau di Url = http://www.youtube.com/watch?v=i1iwe6JQAGI

versi kedua
di url http://www.youtube.com/watch?v=1-_Did76LXQ

Atau versi Livenya, di http://www.youtube.com/watch?v=N8uXWMNriio

Atau dibuat sama penyanyi jepang yang laen... namanya Angela Aki dengan lebih bertenaga...
check also this( http://www.youtube.com/watch?v=xGbEl9HCIPk)... Tentang versi ini, bagus sih... lebih menyentuh, bertenaga dan pastinya pronouncenya perfect untuk orang jepang.. padahal Angela Aki orang jepang juga... Hebatt... Tapi... sayangnya Lagu ini tetaplah milik dari Faye Wong.. Bukan Angela Aki..


Setelah nyoba maenin nii game... storylinenya hebat... tata suara apik, animenya apalagi... best game ever had...

mw tw liriknya...

neeh jelasnya...

commen lagunya...
menyentuh... melow... bagus deh... :)
Saya suka bait yang... ada darling, so share with me...

Whenever sang my songs
On the stage, on my own
Whenever said my words
Wishing they would be heard
I saw you smiling at me
Was it real or just my fantasy
You'd always be there in the corner
Of this tiny little bar

My last night here for you
Same old songs, just once more
My last night here with you?
Maybe yes, maybe no
I kind of liked it your way
How you shyly placed your eyes on me

Oh, did you ever know?
That I had mine on you

Darling, so there you are
With that look on your face
As if you're never hurt
As if you're never down
Shall I be the one for you
Who pinches you softly but sure
If frown is shown then
I will know that you are no dreamer

So let me come to you
Close as I wanted to be
Close enough for me
To feel your heart beating fast
And stay there as I whisper

How I loved your peaceful eyes on me
did you ever know
That I had mine on you

Darling, so share with me
Your love if you have enough
Your tears if your're holding back
Or pain if that's what it is
How can I let you know
I'm more than the dress and the voice
Just reach me out then
You will know that you're not dreaming

Darling, so there you are
With that look on your face
As if you're never hurt
As if you're never down
Shall I be the one for you
Who pinches you softly but sure
If frown is shown then
I will know that you are no dreamer

Minggu, 30 September 2007

happy is the people without history

Apa yang lebih puitis selain bicara tentang kebenaran?

"Hidup adalah penderitaan," kata Buddha dan manusia tidak bisa lepas daripadanya

Bagiku kesadaran akan nilai sejarah adalah akan hidup dan kesia-siaan nilai-nilai. Memang hidup seperti ini tidak enak. "Happy is the people without history," kata Dawson.

(Soe Hok Gie, 19**)

Kedua kalinya saya menyunting penggalan puisi ini, hari yang sama. Bukan tanpa alasan. Dalam penggalan tulisan yang lain tertulis (Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda)

Ternyata, kita sendirilah yang membuat diri kita tidak punya arti. Kelakuan dan tingkah laku kitalah yang membuat diri kita tidak dicintai. Kata-kata yang terucap, polah yang terlihat. Dan ternyata... Kita telah membunuh diri kita sendiri, tanpa disadari.

Barulah saya kini merasakan kesepian yang dirasakan Soe dulu. Dalam penuh kehampaan pencarian, dia tapakkan langkah kakinya... Tapi, dengan suasana yang berbeda.

Saat-saat kita melakukan pilihan-pilihan dalam hidup. Kita dibenturkan dengan sekat-sekat sejarah belang yang pernah kita kerjakan. Apakah memang manusia tidak boleh salah? Apakah manusia tidak boleh berubah... dan hidup selamanya pada zona masa lalunya.. Manusia penuh dengan sejuta judgement.. dimanapun...

Sehingga, apa yang dirasakan oleh para mantan napi atas sikap masyarakat lah yang menghentakkan mereka kembali berkumpul di 'rumah bersama' lagi. Tidak ada kasih sayang. Tidak ada kata maaf. Tidak ada kesempatan satu, dua, dan selanjutnya... Semua berhenti dengan kata cukup sudah... atau dengan kata yang cukup populer... Tiada kata maaf bagimu...

Kesalahan-kesalahan yang pernah tampak, tidak boleh dihilangkan... Biarlah pelakunya merasakan buah perbuatannya. Demikian kata mayoritas masyarakat. Hampir-hampir tiada kasih sayang diantar mereka, atau bahkan mungkin mereka seolah tidak pernah saling kenal. Manusia memang aneh. Semua dinilai selalu dalam perspektifnya, ya.. itu salah... yang ini yang benar.. Kamu.. Salah... Kamu yang benar.. Atau, kamu gak bisa *********.. No compromise.

Tapi, kali ini.. Saya pikir saya cukup fair. Saya memang pernah, atau bahkan selalu berbuat dan kadang mengulang kesalahan. Saya manusia, butuh perhatian dan cinta. Kalaupun ternyata, banyak yang tidak bisa menerima kesalahan yang pernah ada, meski untuk sebuah kesempatan.. It's FINE.. Itupun tanggung jawab saya. Anda pun berhak menganggap saya tak pernah ada di muka bumi. Dan itu, bagi saya tidak menjadi masalah.

Merasa tidak dicintai walaupun kadang merupakan kenyataan, adalah hal yang biasa. Bertambah satu, dua atau lebih lagipun... Bagi saya, tidak masalah...
Sejarah memang kejam... atau Manusia memang kejam.

Happy is the people without history, soe hok gie pernah berkata.

dari mana aja sih yang baca nih blogg??

Dengerin Album Jikustik - Siang