Saat pertama kali berjumpa, entah sudah berapa banyak orang yang sudah merasakan, mereka merasa makhluk yang nama Rio Ferdinand bin ***** ******** (edit, penulis) punya kesan kurang bersahabat. Beberapa berpendapat lain, orangnya songong alias sombong, gak bisa di ajak temenen, dan pokoknya segudang hal lain yang membuat mereka ilfil (ilang filing, entahlah ibu mana yang keilangan filing {piring}nya).
Ada temen, yang ngaku juga ngeliat orang satu ini (rio maksudnya) itu sok-sokan gitu. Ada pernah yang komentar dalam hatinya: "ni orang pake-pake name Tag, ketuplak Pansus, sok-sokan" padahal waktu itu memang kebetulan jadi ketuplak pansus pemira FE Unila. Tapi memang iya sih, mungkin beliau komentar gitu karena waktu itu rio lagi gondrong dan gak banget deh kalau jadi ketuplak nya.. Nah lo..
Terus ada juga yang menyatakan, rio itu humoris (walaupun kadang disebut jayus), tapi... kalau di Ekonomi yang merasa kenal ama Nugroho... pasti mereka komen juga ke Nugroho, "kok nular-nularin jayus nya ke Rio sih nug.." alias ternyata menurut mereka, ada yang lebih jayus. Hehehe...
Terus ada juga yang berpendapat, rio tu gak pernah serius.. Untuk yang satu ini, gimana ya.. Kalau mau ngeliat face rio yang serius banget. Berarti sebenernya rio lagi stress 'tertekan' banget.. sampe-sampe gak bisa senyum sedikit.. padahal biasanya ketawa-tawa.. :)
Tapi, saudara-saudara, sobat-sobat, atau siapapun dirimu...
percayalah, rio ama ingin punya temen, sobat, saudara sebanyak-banyaknya. Rio tidak ingin bermaksud songong, ataupun unfriendly. Rio percaya bahwa sesungguhnya harta tak ternilai setelah Iman dan kesehatan adalah.... kalian....
Trims, Thanks, syukron, JazakaLlah
untuk
kalian/antum/kamorang/lu-lu pade
yang telah mau jadi temen, sahabat, temen, saudara
gw/ana/saya/rio
untuk
kalian/antum/kamorang/lu-lu pade
yang telah mau jadi temen, sahabat, temen, saudara
gw/ana/saya/rio
Tidak ada komentar:
Posting Komentar